Dari Lapangan ke Belakang Meja
Bulan ini adalah bulan keempat saya sebagai project coordinator di MOMENTUM. Pekerjaan pertama saya di belakang meja setelah selama ini selalu berada di lapangan. Saya masih ingat perasaan saya saat pertama kali beralih dari posisi district coordinator menjadi project coordinator , separuh excited , separuh takut, karena posisi ini seperti dunia yang berbeda buat saya. D i lapangan, saya terbiasa bergerak cepat dan merasakan dampak dari proyek yang sedang dikerjakan. Namun, begitu saya berada di belakang meja, saya lebih banyak berurusan dengan laporan, jadwal dan dukungan administratif lainnya. Awalnya, saya merasa terputus dari esensi proyek yang sebenarnya karena di lapangan, saya bisa melihat langsung bagaimana pekerjaan itu dilaksanakan, sementara di kantor, semuanya terasa lebih abstrak. Sebagai district coordinator , saya terbiasa fokus pada hasil langsung di lapangan, tetapi sebagai project coordinator , saya belajar bahwa hasil yang terorganisir dan terdokumentasi dengan b...